Network Devices

Network devices – Presentation Transcript

Masih inget khan layer 1 (OSI layers) yaitu physical layers…!!! Suatu komunikasi network biasanya menggunakan media cable. Semakin jauh / panjang kabel.. ‘bit pulse’ nya semakin lama semakin lemah… jika lemah… yah susah terjadi komunikasi data… maka perlu dikuatkan… maka menggunakan lah perangkat repeater. Namanya juga repeater, maka ada 1 port in dan 1 port out … untuk regenerate signal pada level bit…!!! Karena cuma menguatkan pada bit level.. nggak ada ngapa-ngapain lagi.. maka perangkat repeater ini digolongkan kepada Layer 1, yaitu Physical layers…!!!

Perangkat lain yang dapat dikategorikan layer 1, network devices adalah hub. Fungsinya hub sami mawon dengan repeater… hanya bedanya hub itu multiport repeater. Hub itu menguatkan signal, nggak bisa melakukan filtering, hub meneruskan signal yang masuk, hub digunakan sebagai network concentration, dan juga hub nggak melakukan ‘path determination’ atau switching…!!!

Hub menggunakan koneksi ethernet 10Base-T atau 100Base-T, dan membuat central connection point. Ini berbeda dengan bus topology, jika pada bus topology satu cable putus ya modaar semuanya… kalau satu cable putus di hub.. yang hanya koneksi ke kabel itu aza yang putus.. yang lain… kagak…!!!

Definisi hub,switch, router dan acces point

Jaringan komputer berkembang dengan sangat cepat. Salah satu pemicunya adalah kebutuhan untuk berbagi pakai alat (device) maupun data baik pada lokasi yang sama ataupun lokasi yang berbeda. Jaringan komputer yang berada pada lokasi yang sama dengan jarak yang tidak jauh disebut dengan jaringan komputer local (LAN). Topologi yang biasa digunakan pada jaringan lokal ini adalah topologi star. Ini berarti dibutuhkan satu alat tambahan yang disebut dengan hub atau switch.

Hub Alat penghubung atar komputer, semua jenis komunikasi hanya dilewatkan oleh hub. hub digunakan untuk sebuah bentuk jaringan yang sederhana (misal hanya untuk menyambungkan beberapa komputer di satu group IP lokal) ketika ada satu paket yang masuk ke satu port di hub, maka akan tersalin ke port lainnya di hub yg sama dan semua komputer yg tersambung di hub yang sama dapat membaca paket tersebut. Saat ini hub sudah banyak ditinggalkan dan diganti dengan switch. Alasan penggantian ini biasanya adalah karena hub mempunyai kecepatan transfer data yang lebih lambat daripada switch. Hub dan switch mempunyai kecepatan transfer data sampai dengan 100 Mbps bahkan switch sudah dikembangkan sampai kecepatan 1 Gbps.

Switch Sebuah alat yang menyaring/filter dan melewatkan(mengijinkan lewat) paket yang ada di sebuah LAN. switcher bekerja pada layer data link (layer 2) dan terkadang di Network Layer (layer 3) berdasarkan referensi OSI Layer Model. sehingga dapat bekerja untuk paket protokol

apapun. LAN yang menggunakan Switch untuk berkomunikasi di jaringan maka disebut dengan Switched LAN atau dalam fisik ethernet jaringan disebut dengan Switched Ethernet LANs.

Router Alat yang bertugas untuk mengantarkan paket data dalam jaringan. router dapat digunakan jika tersambung paling tidak dengan dua jaringan yang berbeda sehingga pengaturan tersebut membutuhkan sebuah router.Router berada di sisi gateway sebuah tempat dimana dua jaringan LAN atau lebih untuk disambungkan. Router menggunakan HEADERS dan daftar tabel pengantar (Forwarding Table) untuk menentukan posisi yang terbaik untuk mengantarkan sebuah paket jaringan dan juga menggunakan protokol seperti ICMP,HTTP untuk berkomunikasi dengan LAN lainnya dengan konfigurasi terbaik untuk jalur antar dua host manapun.

Diperoleh dari “http://id.wikipedia.org/wiki/Hub

ACCESS POINT

In computer networking, a wireless access point (WAP or AP) is a device that allows wireless communication devices to connect to a wireless network using Wi-Fi, Bluetooth or related standards. The WAP usually connects to a wired network, and can relay data between the wireless devices (such as computers or printers) and wired devices on the network.

  1. Network Devices
  2. Network Devices 1. Repeater Merupakan device layer 1 Berfungsi untuk memperkuat signal yang melemah akibat atenuasi Mempunyai 2 sampai 4 buah port Mengirimkan signal secara broadcast / menerusan signal ke semua port kecuali port asalnya, karena tidak mempunyai pedoman pengiriman paket data Tidak membagi Collision Domain dan Broadcast Domain
  3. Network Devices 2. Hub Merupakan device layer 1 Selain berfungsi untuk memperkuat signal yang melemah akibat atenuasi, Hub berfungsi juga sebagai concentrator Merupakan Repeater yang mempunyai banyak port Mengirimkan signal secara broadcast / menerusan signal ke semua port kecuali port asalnya, karena tidak mempunyai pedoman pengiriman paket data Tidak membagi Collision Domain dan Broadcast Domain Shared Bandwidth
  4. Network Devices 3. Bridge Merupakan device layer 2 Berfungsi untuk membagi network menjadi beberapa segment dengan cara membagi Collision Domain, tetapi tidak membagi Broadcast Domain Mempunyai 2 sampai 4 buah port Mengirimkan signal secara unicast, berdasarkan destination MAC Address Memiliki CAM (Content Addressable Memory) untuk mencatat MAC Address host
  5. Network Devices 4. Switch Merupakan device layer 2 Berfungsi sebagai concentrator, dan membagi Collsion Domain, tetapi tidak membagi Broadcast Domain. Jumlah Collision Domain sebanyak jumlah port yang dimilikinya Merupakan Bridge yang memiliki banyak port Mengirimkan signal secara unicast, berdasarkan destination MAC Address, tetapi untuk penggunaan pertama kali, bekerja secara broadcast Memiliki CAM (Content Addressable Memory) untuk mencatat MAC Address host Dedicated Bandwidth, karena mempunyai Virtual Circuit
  6. Network Devices 5. Router Merupakan device layer 3 Berfungsi untuk menghubungkan 2 atau lebih network yang berbeda Membagi Collision Domain dan Broadcast Domain Banyaknya Collision Domain sebanyak jumlah port yang dimiliki, banyaknya Broadcast Domain sebanyak jumlah network yang dihubungkan Mempunyai Routing Table sebagai pedoman dalam me-route paket data, dan mempunyai Routing Protocol untuk Dynamic Routing Meneruskan signal secara unicast, berdasarkan destination IP (Network ID)
  7. Network Devices 6. Wireless Access Point Merupakan device layer 3 Merupakan concentrator untuk jaringan wireless Bisa berfungsi sebagai Wireless Repeater dan dapat juga berfungsi sebagai Wireless Router Menggunakan mekanisme CSMA/CA untuk menghindari terjadinya Collision
  8. Collision Domain Collision Domain adalah area dimana Collision dapat mungkin terjadi, atau area dimana CSMA/CD bekerja Collision Domain disebut juga segment Contoh : Mempunyai 1 Collision Domain Mempunyai 7 Collision Domain
  9. Broadcast Domain Broadcast Domain adalah area dimana Broadcast dapat dilakukan Broadcast dapat dilakukan kepada host – host yang berada dalam satu network yang sama Contoh : Mempunyai 5 Broadcast Domain, dan 11 Collision Domain

 

Tentang Elsipuspitasari97842

Nama : Elsi Puspita Sari Nim//BP : 97842 Jurusan : Elektronika Prodi : Pendidikan Teknik Informatika Komputer
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s